<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kholidibnuwalid&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://kholidibnuwalid.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kholidibnuwalid.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Mar 2010 18:30:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kholidibnuwalid.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kholidibnuwalid&#039;s Blog</title>
		<link>http://kholidibnuwalid.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kholidibnuwalid.wordpress.com/osd.xml" title="Kholidibnuwalid&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kholidibnuwalid.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PANGLIMA YANG GEMILANG</title>
		<link>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/panglima-yang-gemilang/</link>
		<comments>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/panglima-yang-gemilang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 18:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kholidibnuwalid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kholidibnuwalid.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[KHOLID BIN WALID Dialog antara Khálifah dengan Panglima Perangnya Keduanya sebaya, teman bergelut pada waktu masih anak-anak. Setelah Nabi Muhammad RasuluLlah SAW membawakan risalah, keduanya menjadi penantang sengit. Umar ibn Khattablah yang pergi menghadap Najasah (Negus) Raja Habasyah (Abessinia) meminta kepada raja itu untuk menyerahkan semua Ummat islam yang hijrah ke kerajaah itu, namun permintaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kholidibnuwalid.wordpress.com&amp;blog=12383447&amp;post=20&amp;subd=kholidibnuwalid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KHOLID BIN WALID</strong></p>
<div>
<ins><ins></ins></ins></div>
<p style="text-align:left;">Dialog antara Khálifah dengan Panglima Perangnya<br />
Keduanya sebaya, teman bergelut pada waktu masih anak-anak. Setelah<br />
Nabi<br />
Muhammad RasuluLlah SAW membawakan risalah, keduanya menjadi<br />
penantang<br />
sengit. Umar ibn Khattablah yang pergi menghadap Najasah (Negus) Raja<br />
Habasyah (Abessinia) meminta kepada raja itu untuk menyerahkan semua<br />
Ummat<br />
islam yang hijrah ke kerajaah itu, namun permintaan Umar itu ditolak<br />
oleh<br />
Najasah. Seperti diketahui dalam sejarah, hijrah yang pertama adalah<br />
ke<br />
Habasyah. &#8216;Umar mendahului Khalid masuk Islam, masih dalam periode<br />
Makkah.<br />
Adapun Khalid ibn Walid masuk Islam pada periode Madinah. Ia adalah<br />
komandan<br />
pasukan berkuda angkatan perang Quraisy. Pasukan berkuda Khalid<br />
inilah yang<br />
mernusuk pasukan Islam dari belakang pada Perang Uhud. Matanya yang<br />
jeli<br />
dapat melihat pasukan pemanah yang menjaga barisan belakang pasukaln<br />
Islam<br />
di celah bukit Uhud meninggalkan posnya karena melihat pertempuran<br />
sudah<br />
dimenangkan pasukan Islam. Padahal Rasulullah SAW telah<br />
memerintahkan kepada<br />
pasukan pemanah yang menjaga celah bukit Uhud tidak boleh<br />
meninggalkan<br />
posnya, apapun yang terjadi. Ketidak-disiplinan pasukan pemanah itu<br />
yang<br />
menyebabkan pasukan berkuda Khalid mengubah situasi pertempuran<br />
menjadi<br />
terbalik. Kini giliran pasukan Islam yang bertahan, padahal tadinya<br />
pasukan<br />
Quraisylah yang dikejar, dipukul mundur. Namun ibarat main bola<br />
pasukan<br />
Islam yang bertahan itu akhirnya dapat melakukan serangpn balik.<br />
Akan tetapi<br />
dari pihak pasukan Islam tak kurang yang syahid dan menderita luka.<br />
Hamzah<br />
syahid, bahkan RasuluLlah SAW sendiri luka dalam pertempuran yang<br />
sengit<br />
itu.<br />
Setelah Perjanjian Perdamaian Hudaybiyah dua orang panglima perang<br />
Quraisy<br />
datang di Madinah menyatakan diri masuk Islam. Keduanya adalah<br />
Khalid ibn<br />
Walid dan Amr ibn Al Ash, yang kelak menjadi Gubernur Mesir.<br />
Walaupun dalam<br />
Perjanjian Hudaybiyah ada diktum yang menyebutkan bahwa apabila ada<br />
penduduk<br />
Makkah yang ke Madinah harus dikembalikan ke Makkah jika pihak<br />
Quraisy<br />
memintanya untuk dikembalikan, keduanya tidak dikembalikan ke<br />
Makkah, karena<br />
pihak Quraisy tidak memintanya.<br />
Pada waktu Khalifah &#8216;Umar ibn Khattab menjadi Khalifah, Khalid ibn<br />
Walid<br />
menjadi Panglima Perang. Kemana saja ia dikirim pasukannya selalu<br />
menang.<br />
Sekali waktu pasukan Khalid ada di Asia Kecil. Sebelum menyerbu<br />
pertahanan<br />
musuh Khalid mendapat SK dari Khalffah, yaitu SK pencopotan,<br />
dihentikan jadi<br />
panglima. Dalam penyerbuan itu, Kahlid sebagai tentera biasa masih<br />
menunjukkan kesungguhannya, bahkan masih berjasa dalam merebut kubu<br />
musuh.<br />
Waktu ditanya temannya sepasukan: &#8220;hai Khalid, buat apa engkau<br />
bersungguh-sungguh begitu, bukankah engkau telah dipecat &#8216;Umar?&#8221;<br />
Khalid<br />
menjawab, &#8220;saya tidak berjuang untuk &#8216;Umar, melainkan berjuang untuk<br />
Islam.&#8221;<br />
Kemudian Khalid niinta izin dan panglima yang baru untuk ke Madinah<br />
minta<br />
penjelasan Khalifah.<br />
Syahdan. inilah dialog secara terbuka antana &#8216;Umar sebagai Khalifah<br />
dengan<br />
Khalid sebagai mantan Panglima.<br />
&#8220;Mengapa saya dipecat, apa kesalahan saya?&#8221;<br />
&#8220;Engkau saya pecat untuk mencegah tiga hal. Pertama, untuk Khalifah,<br />
Panglima tidak boleh lebih populer dari Khalifah. Yang kedua, untuk<br />
engkau<br />
sendiri, engkau adalah manusia biasa, kalau berhasil terus dalam<br />
memimpin<br />
engkau akan menjadi sombong. Yang ketiga untuk rakyat, rakyat harus<br />
dipelihara aqidahnya dan kemusyrikan memuja, mengkultus-individukan<br />
pahlawannya.&#8221;<br />
&#8220;Saya terima pemecatan itu dengan ikhlas&#8221;.<br />
&#8220;Engkau sekarang saya tugaskan membantu Sa&#8217;ad di front sebelah timur<br />
yang<br />
sedang mengalami kesulitan melawan pasukan bergajah angkatan perang<br />
Parsi.&#8221;<br />
Maka Khalid dikirimlah ke front sebeiah timur. Ia menyarankan kepada<br />
Panglima Sa&#8217;ad untuk menghadapi setiap ekor gajah perang dengan satu<br />
regu<br />
pasukan panah. Yang dipanah dahulu adalah penunggangnya. Setelah<br />
penunggangnya tewas baru memanah gajah pada bagian yang sensitif.<br />
Khalid<br />
sendiri menawarkan dirinya untuk menjadi kepala regu dari salah satu<br />
regu<br />
pemanah. Taktik Khalid ini berhasil memukul mundur tentera bergajah<br />
itu.<br />
Karena gajah itu sudah tidak ada yang mengendalikannya, dan<br />
kesakitan kena<br />
panah, para gajah itu berbalik haluan menginjak-injak tentera<br />
berkuda dan<br />
infanteri di belakangnya, maka kocar kacirlah pasukan Parsi itu.<br />
Ada empat nilai yang masih relevan hingga kini dalam kehidupan<br />
bernegara<br />
dari dialog di atas. Yang pertama, sikap keterbukaan dan keikhlasan,<br />
sebab<br />
tanpa keterbukaan mudah terjadi kesalah fahaman, yang mengandung<br />
bibit<br />
perpecahan ibarat api dalam sekam, baik dalam kalangan pimpinan,<br />
maupun<br />
antara yang memimpin dengan yang dipimpin. Yang kedua, kepala negara<br />
tidak<br />
boleh kalah populer dari panglimanya. Betapa banyak terjadi perebutan<br />
kekuasaan yang dilakukan oleh panglima suatu negara maupun kerajaan<br />
dalam<br />
sejarah. Yang ketiga, orang yang selalu sukses dalam bidang apa<br />
saja, akan<br />
menjadi empuk bagi iblis untuk masuk dalam perangkapnya bersifat<br />
seperti<br />
iblis sendiri, yaitu takbur, menyombongkan diri, baik kesombongan<br />
kepangkatan, maupun kesombongan intelektual dan jenis-jenis<br />
kesombongan yang<br />
lain. Yang keempat, sikap mendewakan pemimpin, taat tanpa reserve,<br />
loyal<br />
tanpa batas dari rakyat, menyebabkan rusaknya aqidah rakyat di pihak<br />
yang<br />
satu, dan pada pihak yang lain pemimpin akan menjadi diktator.<br />
Contohnya<br />
banyak dalam sejarah seperti misalnya rakyat Jerman yang memuja<br />
Fuhrernya,<br />
Hitler, sang diktator.</p>
<p>*** Makassar, 19 Desember 1993<br />
[H.Muh.Nur Abdurrahman]</p>
<p><a href="http://waii-hmna.blogspot.com/2007/06/108-umar-ibn-khattab-dan-">http://waii-hmna.blogspot.com/2007/06/108-umar-ibn-khattab-dan-</a><br />
khalid-ibn.html</p>
<p>Khalid bin Walid Panglima Perang yang Gemilang</p>
<p>Kekalahan pasukan Islam karena kelengahannya sendiri.</p>
<p>&#8221;Aku telah bertempur di berbagai medan pertempuran. Tak ada satu<br />
pun di<br />
tubuhku yang tak ada tanda-tanda bekas luka karena tebasan pedang.<br />
Namun<br />
kini aku terbaring di pembaringan, sekarat. Seperti seekor keledai<br />
tua yang<br />
menunggu ajal&#8221;.</p>
<p>Khalid bin Walid bin Mughirah al-Mahzumi, seakan menyesali saat-saat<br />
menunggu ajal dengan mengungkapkan untaian kalimat di atas. Ia<br />
berkeinginan<br />
menuai syahid saat berada di medan pertempuran. Sebab, hampir<br />
sepanjang<br />
hidupnya, ia membela panji Islam di medan pertempuran.</p>
<p>Namun, takdir memang tak bisa dielakkan. Ia menghembuskan napas<br />
terakhir di<br />
pembaringannya. Menurut Ensiklopedi Islam, Khalid akhirnya meninggal<br />
akibat<br />
sakit di Hims, Suriah. Sumber lain menyebutkan bahwa Khalid<br />
menghembuskan<br />
napas terakhir pada 18 Ramadhan tahun 21 H.</p>
<p>Dalam catatan sejarah Islam, Khalid merupakan seorang panglima perang<br />
terkenal dan disegani. Keberanian dan kegagahannya di medan<br />
pertempuran<br />
kemudian melahirkan sebuah julukan terhormat baginya, &#8216;Pedang Allah&#8217;.</p>
<p>Semula Khalid merupakan bagian penting dari kelompok Quraiys yang<br />
menentang<br />
Islam. Ia bagian dari pasukan kaveleri Quraiys yang pada perang Uhud<br />
mampu<br />
melihat celah kelemahan pasukan Islam. Saat itu, pasukan Muslim<br />
lengah<br />
dengan memperebutkan harta rampasan perang.</p>
<p>Khalid yang melihat kelemahan itu, kemudian mengerahkan pasukannya<br />
untuk<br />
menggempur pasukan Islam. Hasilnya, saat itu pasukan Islam kewalahan<br />
menghadapi serangan itu dan kekalahan pun diderita oleh pasukan Islam<br />
karena kelengahannya sendiri.</p>
<p>Namun kemudian, Khalid mengikrarkan dua kalimat syahadat. Yaitu pada<br />
Safar<br />
tahun 8 H. Masuknya Khalid ke dalam Islam sekitar dua tahun setelah<br />
Perjanjian Hudaibiyah antara Quraiys dan Muslim pada 6 H. Nabi<br />
Muhammad<br />
gembira karena Khalid menjadi tambahan kekuatan pasukan Muslim.</p>
<p>Pertempuran pertama yang melibatkan Khalid setelah ia memeluk Islam<br />
adalah<br />
Perang Mu&#8217;tah, Yordania pada 8 H. Ini merupakan peperangan pasukan<br />
Islam<br />
melawan pasukan Byzantium. Dalam perang ini, pasukan Islam menderita<br />
kekalahan.</p>
<p>Khalid berperan besar dalam menghindari kekalahan lebih besar. Ia<br />
membubungkan debu sebanyak mungkin ke angkasa. Langkah ini bertujuan<br />
agar<br />
disangka pasukan Islam sedang mendapatkan bala bantuan. Dengan<br />
taktik ini,<br />
pasukan Islam bisa mundur selamat ke Madinah.</p>
<p>Setelah Muhammad wafat, ia memainkan peran kunci dalam pasukan<br />
Khalifah Abu<br />
Bakar. Terutama dalam Perang Ridda. Ia mendapat tugas untuk menumpas<br />
kelompok murtad di bawah pimpinan Tulaihah bin Khuwailid, yang<br />
akhirnya<br />
bisa ia kalahkan di Buzaha, Hejaz.</p>
<p>Saat tampuk kekhalifahan berpindah ke tangan Umar bin Khattab,<br />
Khalid juga<br />
mendapatkan perang penting. Ia mendapatkan tugas untuk memimpin<br />
sejumlah<br />
ekspedisi. Di antaranya adalah ekepedisi ke Suriah untuk menyerang<br />
pasukan<br />
Bizantium pada 14 H.</p>
<p>Di tengah sejumlah keberhasilan itu, tiba-tiba Khalifah Umar membuat<br />
keputusan untuk menurunkan pangkat Khalid dari panglima perang<br />
menjadi<br />
prajurit biasa. Kedudukan Khalid sebagai panglima perang pasukan<br />
Islam<br />
digantikan oleh Abu Ubaidah bin Jarrah.</p>
<p>Saat itu, Umar menyatakan keberhasilan-keberhasilan yang telah diraih<br />
Khalid bisa memecah belah umat. &#8221;Saya melihat banyak prajurit<br />
memujanya.<br />
Saya khawatir mereka terperdaya dan tersesat karena terlalu<br />
memujanya,&#8221;<br />
kata Umar.</p>
<p>Keputusan ini memang mengejuktkan para prajurit pasukan Islam. Namun,<br />
Khalid bisa menerimanya dengan lapang dada. Ia pun terus bergerak<br />
membela<br />
panji-panji Islam dalam sejumlah peperangan. &#8221;Aku berperang hanya<br />
karena<br />
Allah bukan karena Umar,&#8221; tegasnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kholidibnuwalid.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kholidibnuwalid.wordpress.com&amp;blog=12383447&amp;post=20&amp;subd=kholidibnuwalid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/panglima-yang-gemilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f448b70864c6df042c69e083664f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kholidibnuwalid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hamzah Bin Abdul Mutthalib &#8211; Singa Allah</title>
		<link>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/hamzah-bin-abdul-mutthalib-singa-allah/</link>
		<comments>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/hamzah-bin-abdul-mutthalib-singa-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 18:08:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kholidibnuwalid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[sang singa Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/hamzah-bin-abdul-mutthalib-singa-allah/</guid>
		<description><![CDATA[Thabarani telah mengeluarkan dari Al-Harits At-Taimi dia berkata: Adalah Hamzah bin Abdul Mutthalib r.a. pada hari pertempuran di Badar membuat tanda dengan bulu burung Na&#8217;amah (Bangau). Sesudah selesai peperangan, maka seorang dari kaum Musyrikin bertanya: Siapa orang yang bertanda dengan bulu burung Na&#8217;amah itu? Maka orang berkata: Dialah Hamzah bin Abdul Mutthalib. Sambut orang itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kholidibnuwalid.wordpress.com&amp;blog=12383447&amp;post=19&amp;subd=kholidibnuwalid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Thabarani telah mengeluarkan dari Al-Harits At-Taimi dia berkata: Adalah Hamzah bin Abdul<br />
Mutthalib r.a. pada hari pertempuran di Badar membuat tanda dengan bulu burung Na&#8217;amah<br />
(Bangau). Sesudah selesai peperangan, maka seorang dari kaum Musyrikin bertanya: Siapa<br />
orang yang bertanda dengan bulu burung Na&#8217;amah itu? Maka orang berkata: Dialah Hamzah<br />
bin Abdul Mutthalib. Sambut orang itu lagi: Dialah orang yang banyak memalu kita di dalam<br />
peperangan itu. (Majma&#8217;uz Zawa&#8217;id 6:81)<br />
Bazzar mengeluarkan dari Abdul Rahman bin Auf ra. dia berkata: Bertanya Umaiyah bin Khalaf<br />
kepadanya: Hai Abdullah! Siapa orang yang memakai bulu burung Na&#8217;amah di dadanya pada<br />
perang Badar itu? jawabku: Dia itu paman Muhammad, dialah Hamzah bin Abdul Mutthalib ra.<br />
Berkata lagi Umaiyah bin Khalaf: Dialah orang yang banyak memalu kita dengan senjatanya<br />
sehingga dia dapat membunuh ramai di antara kita. (Majma&#8217;uz Zawa&#8217;id 6:81)<br />
Hakim telah mengeluarkan dari Sabir bin Abdullah ra. dia berkata: Rasulullah SAW mencari-cari<br />
Hamzah pada hari Ubud setelah selesai peperangan, dan setelah semua orang berkumpul di<br />
sisinya: Di mana Hamzah? Maka salah seorang di situ menjawab: Tadi, saya lihat dia<br />
berperang di bawah pohon di sana, dia terus menerus mengatakan: Aku singa Allah, dan singa<br />
RasulNya! Ya Allah, ya Tuhanku! Aku mencuci tanganku dari apa yang dibawa oleh mereka itu,<br />
yakni Abu Sufyan bin Harb dan tentera Quraisy. Dan aku memohon uzur kepadamu dari apa<br />
yang dibuat oleh mereka itu dan kekalahan mereka, yakni tentera Islam yang melarikan diri!<br />
Lalu Rasulullah SAW pun menuju ke tempat itu, dan didapati Hamzah telah gugur. Bila Beliau<br />
melihat dahinya, Beliau menangis, dan bila melihat mayatnya dicincang-cincang, Beliau<br />
menarik nafas panjang. Kemudian Beliau berkata: Tidak ada kain kafan buatnya?! Maka<br />
segeralah seorang dari kaum Anshar membawakan kain kafan untuknya. Berkata Jabir<br />
seterusnya, bahwa Rasulullah SAW telah berkata: Hamzah adalah penghulu semua orang<br />
syahid nanti di sisi Allah pada hari kiamat. (Hakim 3:199)<br />
Ibnu Ishak telah mengeluarkan dari Ja&#8217;far bin Amru bin Umaiyah Adh-Dhamri, dia berkata: Aku<br />
keluar bersama Abdullah bin Adiy bin Al-Khiyar pada zaman Mu&#8217;awiyah ra&#8230; dan disebutkan<br />
ceritanya hingga kami duduk bersama Wahsyi (pembunuh Hamzah ra.), maka kami berkata<br />
kepadanya: Kami datang ini untuk mendengar sendiri darimu, bagaimana engkau membunuh<br />
Hamzah ra. Wahsyi bercerita: Aku akan memberitahu kamu berdua, sebagai mana aku sudah<br />
memberitahu dahulu kepada Rasulullah SAW ketika Beliau bertanya ceritanya dariku.</p>
<p>Hamzah Bin Abdul Mutthalib &#8211; Singa Allah<br />
Thursday, 13 August 2009 18:43<br />
Pada mulanya, aku ini adalah hamba kepada Jubair bin Muth&#8217;im, dan pamannya yang bernama<br />
Thu&#8217;aimah bin Adiy telah mati terbunuh di perang Badar. Apabila kaum Quraisy keluar untuk<br />
berperang di Uhud, Jubair berkata kepadaku: Jika engkau dapat membunuh Hamzah, paman<br />
Muhammad untuk menuntut balas kematian pamanku di Badar, engkau akan aku merdekakan.<br />
Bila tentera Quraisy keluar ke medan Uhud, aku turut keluar bersama mereka. Aku seorang<br />
Habsyi yang memang mahir untuk melempar pisau bengkok, dan sebagaimana biasanya orang<br />
Habsyi, jarang-jarang tidak mengenai sasaran apabila melempar. Apabila kedua belah pihak<br />
bertempur di medan Uhud itu, aku keluar mencari-cari Hamzah untuk kujadikan sasaranku,<br />
sehingga aku melihatnya di antara orang yang bertarung, seolah-olahnya dia unta yang<br />
mengamuk, terus memukul dengan pedangnya segala apa yang datang menyerangnya, tiada<br />
seorang pun yang dapat melawannya. Aku pun bersiap untuk menjadikannya sasaranku. Aku<br />
lalu bersembunyi di balik batu berdekatan dengan pohon yang dia sedang bertarung, sehingga<br />
apabila dia datang berdekatan denganku, mudahlahlah aku melemparkan pisau racunku itu.<br />
Tatkala dia dalam keadaan begitu, tiba-tiba datang menyerangnya Sibak bin Abdul Uzza.<br />
Apabila Hamzah melihat Sibak datang kepadanya, dia berteriak: Mari ke sini, siapa yang<br />
hendak mencari maut! Dipukulnya dengan sekali pukulan kepalanya terus berguling di tanah.<br />
Maka pada ketika itulah, aku terus mengacung-acungkan pisau bengkokku itu, dan apabila aku<br />
rasa sudah tepat sasaranku, aku pun melemparnya kepada Hamzah mengenai bawah perutnya<br />
terus rnenembusi bawah selangkangnya. Dia mencoba hendak menerkamku, tetapi dia sudah<br />
tidak berdaya lagi, aku lalu meninggalkannya di situ sehinggalah dia mati. Kemudian aku<br />
kembali lagi untuk mengambil pisau bengkokku itu, dan aku membawanya ke perkemahan<br />
kami. Aku duduk di situ menunggu, dan aku tidak punya hajat yang lain, selain dari hendak<br />
membunuh Hamzah agar aku dapat dimerdekakan oleh tuanku.<br />
Apabila kami kembali ke Makkah, seperti yang dijanjikan oleh tuanku, aku dimerdekakan. Aku<br />
terus tinggal di Makkah. Dan apabila kota Makkah ditakluki oleh Rasulullah SAW aku pun<br />
melarikan diri ke Tha&#8217;if dan menetap di sana. Apabila rombongan orang-orang Tha&#8217;if<br />
bersiap-siap hendak menemui Rasulullah SAW untuk memeluk Islam, aku merasa serba salah<br />
tidak tahu ke mana harus melarikan diri. Aku berfikir, apakah aku harus melarikan diri ke Syam,<br />
atau ke Yaman, ataupun ke negeri-negeri lainnya, sampai kapan aku akan menjadi orang<br />
buruan?! Demi Allah, aku merasakan diriku susah sekali. Tiba-tiba ada orang yang datang<br />
kepadaku memberi nasehat: Apa yang engkau susahkan? Muhammad tidak membunuh orang<br />
yang masuk ke dalam agamanya, dan menyaksikan syahadat kebenaran! Aku tidak ada jalan<br />
melainkan menerima nasehat itu. Aku pun menuju ke Madinah untuk menemui Rasulullah SAW<br />
Memang tiada disangka-sangkanya melainkan dengan tiba-tiba Beliau melihatku berdiri di<br />
hadapannya menyaksikan syahadat kebenaran itu. Beliau lalu menoleh kepadaku seraya<br />
berkata: Apakah engkau ini Wahsyi? Jawabku: Saya, wahai Rasulullah! Beliau berkata lagi:<br />
Duduklah! Ceritakanlah bagaimana engkau rnembunuh Hamzah?! Aku lalu menceritakan<br />
kepadanya seperti aku menceritakan sekarang kepada kamu berdua.</p>
<p>Hamzah Bin Abdul Mutthalib &#8211; Singa Allah<br />
Thursday, 13 August 2009 18:43<br />
Apabila selesai bercerita, Beliau berkata kepadaku: Awas! Jangan lagi engkau datang<br />
menunjukkan wajahmu kepadaku! Kerana itu aku terus-menerus menjauhkan diri dari<br />
Rasulullah SAW supaya Beliau tidak melihat wajahku lagi, sehinggalah Beliau wafat<br />
meninggalkan dunia ini. Kemudian apabila kaum Muslimin keluar untuk berperang dengan<br />
Musailimah Al-Kazzab, pemimpin kaum murtad di Yamamah, aku turut keluar untuk berperang<br />
dengannya. Aku bawa pisau bengkok yang membunuh Hamzah itu. Ketika orang sedang gawat<br />
bertempur, aku mencuri-curi masuk dan aku lihat Musailimah sedang berdiri dan di tangannya<br />
pedang yang terhunus, maka aku pun membuat persiapan untuk melemparnya dan di<br />
sebelahku ada seorang dari kaum Anshar yang sama tujuan denganku. Aku terus<br />
mengacung-acungkan pisau itu ke arahnya, dan apabila aku rasa sudah boleh mengenai<br />
sasarannya, aku pun melemparkannya, dan mengenainya, lalu orang Anshar itu menghabiskan<br />
hidupnya dengan pedangnya. Aku sendiri tidak memastikan siapa yang membunuh Musailimah<br />
itu, apakah pisau bengkokku itu, ataupun pedang orang Anshar tadi, hanya Tuhan sajalah yang<br />
lebih mengetahui. Jika aku yang membunuhnya, maka aku telah membunuh orang yang terbaik<br />
pada masa hayat Rasulullah SAW dan aku juga sudah membunuh orang yang paling jahat<br />
sesudah hayat Beliau. (Al-Bidayah Wan-Nihayah 4:18)<br />
Bukhari telah mengeluarkan dari Ja&#8217;far bin Amru sebagaimana cerita yang sebelumnya, cuma<br />
apabila orang ramai berbaris untuk berperang, lalu keluarlah Sibak seraya menjerit: Siapa yang<br />
akan melawanku? Hamzah pun keluar untuk melawannya, lalu Hamzah berkata kepadanya:<br />
Hai Sibak! Hai putera Ummi Anmar, tukang sunnat orang perempuan! Apakah engkau hendak<br />
melawan Allah dan RasulNya? Hamzah lalu menghantamnya dengan suatu pukulan yang keras<br />
menghabiskannya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kholidibnuwalid.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kholidibnuwalid.wordpress.com&amp;blog=12383447&amp;post=19&amp;subd=kholidibnuwalid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/hamzah-bin-abdul-mutthalib-singa-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f448b70864c6df042c69e083664f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kholidibnuwalid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MALAS</title>
		<link>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/malas/</link>
		<comments>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/malas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 15:32:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kholidibnuwalid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kholidibnuwalid.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Oleh A. Fatih Syuhud Ditulis untuk Buletin Santri Ponpes Alkhoirot Karangsuko, Malang Malas merupakan wabah psikologis yang dapat menjangkiti siapa saja tanpa memandang usia, status, dan agama yang dipeluk. Suatu masalah yang harus ditangani secepat mungkin. Implikasi negatif sikap malas banyak dan bermacam-macam: kerugian ekonomi bagi yang sedang memulai usaha, kehilangan pekerjaan bagi yang sedang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kholidibnuwalid.wordpress.com&amp;blog=12383447&amp;post=10&amp;subd=kholidibnuwalid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh <a href="http://www.fatihsyuhud.com/about/" target="_blank">A. Fatih Syuhud</a><br />
Ditulis untuk <a href="http://alkhoirot.com/buletin-santri/" target="_blank">Buletin Santri</a><br />
<a href="http://alkhoirot.com/" target="_blank">Ponpes Alkhoirot</a> Karangsuko, Malang</p>
<p>Malas merupakan wabah psikologis yang dapat menjangkiti siapa saja tanpa memandang usia, status, dan agama yang dipeluk. Suatu masalah yang harus ditangani secepat mungkin.</p>
<p>Implikasi negatif sikap malas banyak dan bermacam-macam: kerugian ekonomi bagi yang sedang memulai usaha, kehilangan pekerjaan bagi yang sedang membina karir dan berakibat kebodohan bagi yang sedang mencari ilmu atau minimal gagal mencapai hasil maksimum. Malas juga membuat banyak rencana-rencana baik dan besar jadi tertunda atau malah gagal.</p>
<p>Dengan demikian, malas selayaknya harus dihilangkan secara total karena ia jadi penghalang seseorang menuju suksesnya tujuan yang ingin dicapai.</p>
<p>Islam juga sangat menekankan pola hidup yang dinamis, penuh energi dan tidak malas. Kemalasan menurut Al Quran adalah perilaku orang munafik (QS An Nisa’ 4:142, At Tawbah 9:054). Yaitu orang yang perilakunya didominasi oleh kepura-puraan dan alasan palsu (QS Ali Imron 3:167). Sebagaimana perilaku orang malas yang selalu berkilah dengan banyak alasan untuk menyembunyikan perilaku malasnya.</p>
<p>Semua orang memiliki rasa malas dengan tingkatan yang berbeda. Pasa saat yang sama kita juga sering menyesali dan menyayangkan kemalasan yang sangat merugikan ini. Di sinilah perlunya kita mencari solusi untuk mengatasi problem rasa malas. Setiap kasus memiliki solusi yang berbeda. Namun, rasa malas secara umum dapat di atasi dengan beberapa langkah berikut:</p>
<p>Pertama, sesali setiap kali rasa malas itu datang. Menyesali perbuatan yang salah itu penting, sebagai tanda adanya keinginan untuk berubah.</p>
<p>Kedua, buat jadwal garis besar (outline) aktifitas penting yang harus dilakukan hari ini dan berusahalah untuk melakukannya. Catat kegiatan penting yang jadi prioritas utama dan sekunder.</p>
<p>Ketiga, anggap setiap aktifitas yang kita rencanakan adalah janji yang harus ditepati. Dan menepati janji adalah tiket menuju integritas dan kredibilitas kita pada diri sendiri dan di mata orang lain.</p>
<p>Keempat, berteman dengan orang yang dinamis. Hindari berteman dengan orang malas. Mendekatlah pada orang yang dinamis dan mintalah nasihat darinya. Mengagumi orang-orang yang dinamis dan menjauhi si pemalas merupakan langkah awal menghilangkan rasa malas.</p>
<p>Kelima, bersikap aktif dan smart (banyak akal). Aktif artinya pikiran selalu fokus pada apa yang sedang dan akan dikerjakan. Smart berarti memiliki banyak cara untuk mencapai suatu tujuan. Sehingga saat rencana A gagal atau kurang maksimal, dengan mudah akan mencoba cara B atau C, dan seterusnya. Menjadi smart akan membuat kita dapat terhindar dari stress, depresi dan putus asa serta dapat menghindari rasa bosan.</p>
<p>Keenam, olahraga. Olahraga atau sekedar gerak badan ringan setiap hari itu penting untuk menghilangkan rasa malas karena rasa malas yang akut timbul dari ketiadaan gerakan fisik. Dengan olahraga teratur setiap hari akan mengurangi keengganan anggota tubuh untuk bergerak.[]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kholidibnuwalid.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kholidibnuwalid.wordpress.com&amp;blog=12383447&amp;post=10&amp;subd=kholidibnuwalid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/malas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f448b70864c6df042c69e083664f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kholidibnuwalid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>بسم الله الرحمن الحيم</title>
		<link>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/%d8%a8%d8%b3%d9%85-%d8%a7%d9%84%d9%84%d9%87-%d8%a7%d9%84%d8%b1%d8%ad%d9%85%d9%86-%d8%a7%d9%84%d8%ad%d9%8a%d9%85/</link>
		<comments>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/%d8%a8%d8%b3%d9%85-%d8%a7%d9%84%d9%84%d9%87-%d8%a7%d9%84%d8%b1%d8%ad%d9%85%d9%86-%d8%a7%d9%84%d8%ad%d9%8a%d9%85/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 14:59:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kholidibnuwalid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kholidibnuwalid.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Sya’ir-sya’ir Jihad فجروهم لن نقبل أن تتكرر مأساة الأندلس في فلسطين مرة أخرى، وخير لنا وأهون علينا أن تحذى هذه الأمة عن بكرة أبيها أهون علينا من أن نرى المسجد الأقصى يهدم أو أن نرى فلسطين تعوض ويطرد منها أهلها. فجروهم بجروهم حيث كانوا وانحروهم واطردوهم من ربى المسرى جميعا وادحروهم شردوهم ضيقوا الدنيا عليهم [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kholidibnuwalid.wordpress.com&amp;blog=12383447&amp;post=5&amp;subd=kholidibnuwalid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sya’ir-sya’ir Jihad</p>
<p>فجروهم</p>
<p>لن نقبل أن تتكرر مأساة الأندلس في فلسطين مرة أخرى، وخير لنا وأهون علينا أن تحذى هذه الأمة عن بكرة أبيها أهون علينا من أن نرى المسجد الأقصى يهدم أو أن نرى فلسطين تعوض ويطرد منها أهلها.</p>
<p>فجروهم بجروهم حيث كانوا وانحروهم</p>
<p>واطردوهم من ربى المسرى جميعا وادحروهم</p>
<p>شردوهم ضيقوا الدنيا عليهم واقهروهم</p>
<p>واسكبوا الويلات في درب العدالة ترحموهم</p>
<p>إنهم قوم عتوا في الأرض بغياً فاقصروهم</p>
<p>إنهم أخوان خنزير وقرد فانبذوهم</p>
<p>حطموا صهيون أرباب المخازي واسحقوهم</p>
<p>لاتراعوا هدنة فيهم وصلحا دمروهم</p>
<p>انصروني قالها الأقصى وابناء انصروهم</p>
<p>انقذوهم من بني صهيون هيا انقذوهم</p>
<p>وافتحوا آذانكم للقوم لطفاً واسمعوهم</p>
<p>قد آتاكم في بلاغي صوتهم لا تتركوهم</p>
<p>فانهضوا للثأر من كل الأعادي واقتلوهم</p>
<p>مزقوهم شتتوهم وآسروهم اذبحوهم</p>
<p>احرقوهم .. اغرقوهم .. وانصبوهم .. واحصدوهم .. وأسألوا المولى ثباتاً واصطباراً تغلبوهم</p>
<p>Hancurkan mereka</p>
<p>Kami takkan pernah terima bencana Andalusia terulang sekali lagi di Palestina. Lebih baik dan lebih ringan bagi kami jika umat ini mengikuti jejak nenek moyang mereka, daripada kami melihat Masjidil Aqsha dihancurkan dan melihat palestina digadaikan dan diusir penduduknya…<br />
(Ayman Azh-Zhawahiri)</p>
<p>Hancurkanlah mereka … Usirlah mereka … di mana saja berada… dan sembelihlah mereka…<br />
Dan usirlah mereka dari bumi tempat isra’ Nabi, semuanya… dan singkirkan mereka…</p>
<p>Dan usirlah mereka, jadikanlah bumi(dunia) itu sempit bagi mereka… dan kuasailah mereka…<br />
Sesungguhnya mereka adalah kaum yang menyebar kezhaliman di muka bumi… maka kepunglah mereka…<br />
Sesungguhnya mereka adalah saudara-saudara babi dan kera… maka campakkanlah mereka…</p>
<p>Hancurkan orang-orang zionis para pelaku perbuatan hina… dan binasakanlah mereka…<br />
Jangan kalian menjalin gencatan senjata dan berdamai dengan mereka… hancurkan mereka…<br />
Al-Aqsha dan anak-anaknya mengatakan, “tolonglah aku.”… maka tolonglah mereka…<br />
Selamatkan mereka dari bangsa zionis, ayolah… selamatkan mereka…</p>
<p>Dan bukalah telinga kalian untuk mereka dengan lemah lembut… dan dengarkanlah mereka…<br />
Sungguh telah kusampaikan suara mereka, janganlah… kalian biarkan mereka…<br />
Maka bangkitlah untuk menuntut balas kepada musuh-musuhmu… dan bunuhlah mereka…<br />
Hancurkan mereka, pecah-belahkan mereka dan tawanlah mereka… sembelihlah mereka…</p>
<p>ni syair ngambeknyo dari http://majelismujahidin.wordpress.com/syair-jihad/.<br />
mudah-mudahan Allah memberi pahala dan karunia agar ana khususnya dan antum pembaca umumnya dapat hijrah kenegeri afganistan untuk menuntut ilmu militer kemudian menghancurkan amerika lalu mengeksekusi zionis israel la&#8217;natullah. amin Allahuma Amin&#8230;!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kholidibnuwalid.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kholidibnuwalid.wordpress.com&amp;blog=12383447&amp;post=5&amp;subd=kholidibnuwalid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/05/%d8%a8%d8%b3%d9%85-%d8%a7%d9%84%d9%84%d9%87-%d8%a7%d9%84%d8%b1%d8%ad%d9%85%d9%86-%d8%a7%d9%84%d8%ad%d9%8a%d9%85/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f448b70864c6df042c69e083664f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kholidibnuwalid</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/04/hello-world/</link>
		<comments>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/04/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 22:47:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kholidibnuwalid</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kholidibnuwalid.wordpress.com&amp;blog=12383447&amp;post=1&amp;subd=kholidibnuwalid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kholidibnuwalid.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kholidibnuwalid.wordpress.com&amp;blog=12383447&amp;post=1&amp;subd=kholidibnuwalid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kholidibnuwalid.wordpress.com/2010/03/04/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/70f448b70864c6df042c69e083664f81?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kholidibnuwalid</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
